Dalam rangka menyampaikan hasil – hasil kegiatan penelitian di Pusat
Sains Antariksa dan Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer serta
menumbuhkan minat mahasiswa untuk memanfaatkan data data yang dimiliki
oleh LAPAN maka Pusat Sains Antariksa dan Pusat Sains dan Teknologi
Atmosfer menyelenggarakan kegiaran Kuliah Umum
yang
dilaksanakan di dua Universitas yang ada di Kota Palembang yaitu
Universitas PGRI dan Universitas Sriwijaya (UNSRI) kuliah umum di
Universitas PGRI Palembang diselenggarakan dengan tema” Peran Fisika
di Bidang Sains Kedirgantaraan dalam Mengisi Pembangunan Menuju
Indonesia Hebat 2025, kegiatan ini dilaksanakan di Aula Perpustakaan
Lantai V Universitas PGRI Palembang pada hari Selasa tanggal 13 Mei 2014
. Sementara itu tema kuliah umum pada hari ke dua diselenggarakan
Universitas Sriwijaya dengan tema” Sains dan Teknologi Atmosfer dan
Sains Antariksa kuliah umum ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal
14 Mei 2014 bertempat di Gedung Teater FMIPA UNSRI, Kampus Inderalaya
Universitas Sriwijaya. Hadir dalam acara kuliah umum di dua universitas
tersebut adalah para mahasiswa jurusan Fisika dan dosen yang
berkompeten.
Dalam
kegiatan kuliah umum di kedua universitas tersebut Dra Clara Yono
Yatini, M Sc selaku Kepala Pusat Sains Antariksa menjelaskan fungsi dan
kegiatan yang ada di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional secara
umum. Beliau juga mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan data- data
yang di miliki oleh LAPAN , baik data yang diperoleh melalui pengamatan
langsung maupun data – data yang diperoleh dari pengamatan satelit.
Pemateri kedua pada acara kuliah umum tersebut adalah Drs Agus Tinus
Gunawan Admiranto Peneliti Matahari dari Bidang Matahari dan Antariksa
Pusat Sains Antariksa dengan materi yang disampaikan Matahari dan Cuaca
Antariksa .Beliau memaparkan tentang kejadian – kejadian pada matahari
yang dapat menyebabkan gangguan pada kedirgantaraan di muka bumi ini ,
misalnya badai matahari dan lain sebagainya, Gerhana Matahari Total yang
akan terjadi tanggal 9 Maret 2016 menjadi salah satu materi
didiskusikan oleh pemateri ini. Materi ketiga adalah mengenai Fisika
Atmosfer disampaikan oleh Drs Saepul Hamdi, M Sc, seorang Peneliti Ilmu
Pengetahuan Atmosfer yang berasal dari Pusat Sains dan Teknologi
Atmosfer. Beliau menceritakan kejadian – kejadian yang dialami oleh
sinar matahari ketika memasuki atmosfer bumi hingga mencapai permukaan
dan dampak negatif yang di timbulkan jika terjadi perubahan komposisi
atmosfer khususnya aerosol yang berasal dari letusan gunung berapi.
Dalam penjelasannya letusan Gunung Tambora pada tahun 1815 menjadi
contoh penyebab kejadian year withaut summer 1816 yang didiskusikan
oleh pemateri ketiga ini. Kuliah umum yang diselenggarakan di kedua
universitas tersebut mendapatkan tanggapan yang cukup baik dari
mahasiswa dan dosen yang mengikutinya dan diharapkan akan terus
terlaksana pada tahun tahun mendatang
Acara kuliah umum selesai dan kemudian penutupan dilaksanaakan oleh Pembantu Dekan II UNSRI Palembang.
Humas Pussainsa Lapan : Sucipto/JS
Posting Komentar